Translate
August 08, 2013
[Nasyid] Qad Kafani Ilmu Rabbi - Al-Habib Abdullah Al-Haddad
April 21, 2010
Bunda Teresa & Ketulusan
tanpanya merubah gunung kebaikan menjadi abu,
tanpanya orang dermawan, orang yang membaca al quran, bahkan orang berilmu pun terhempaskan ke neraka hawiyah.
sifat yang tidak sedikit orang melalaikannya, mungkin karena ia belum merasakan keindahan sifat ini, lalu mereka melupakan, mengabaikan, dan tidak mendasari prilaku kesehariannya dengan sifat ini.
Ikhlas...
melakukan pekerjaan semata-mata karena Allah Swt.,
bukan karena mengharap sanjungan dari orang lain,
bukan pula demi menunggu orang lain
mengucapkan terima kasih padamu,
tapi demi memperoleh ridha ilahi.
Ketulusan termasuk karunia terbesar yang Allah berikan,
Ia tidak bisa diperoleh dengan mudah tanpa ada kerja keras untuk melatihnya.
Diantara kata-kata bijak tentang ketulusan yang sangat menginspirasi hidupku adalah ungkapan bunda Teresa yang dikutip oleh Stephen Coffe
"Manusia dalam menyikapi peristiwa-peristiwa disekitanya seringkali terjadi tanpa menganalisa secara objektif, tidak menggunakan nalarnya, maka berlaku ramahlah terhadap mereka kapan dan dimanapun".
"Ketika anda melakukan kebaikan, terkadang ada orang yang bersangka buruk kepada kebaikan yang anda lakukan, ia katakan: bahwa anda memiliki tujuan jahat dibalik kebaikan anda ini. Maka tetaplah anda istiqamah kapan dan dimanapun".
"Ketika anda sukses, anda akan dikelilingi teman munafik
"Disaat anda menyampaikan kebenaran yang terjadi pada satu konflik, ada saja orang yang akan mencoba untuk menjatuhkan anda, stiqamahlah dan jangan sampai anda kendor untuk menyampaikannya"
"Apa yang anda bangun sekian tahun, ada saja orang yang akan mencoba meruntuhkannya dalam semalam, maka pertahankanlah dalam kondisi bagaimanapun".
Ketika anda mendapatkan kebahagiaan, berhati-hatilah dari orang mendengkimu, dan tampakkanlah kebahagian dimanapun juga.
Kebaikan yang anda lakukan hari ini, maka besok mereka sudah tak mengingatnya lagi, lakukanlah kebaikan dalam kondisi apapun
Hadiahkanlah kepada alam sekitar anda kebaikan yang anda miliki.
Terakhir, Niat tulus kebaikan yang anda lakukan cukuplah anda dan Tuhan tahu, bukannya antara anda dan orang lain.
February 26, 2010
Gandi & Sepatu
Bukannya mengambil sepatu yang terjatuh, justru beliau melepaskan satu lagi sepatu yang masih melekat di kakinya lalu melemparkannya ke dekat sepatu yg terjatuh tadi. Salah seorang temannya yang sempat melihat kelakuan Gandi merasa heran lalu ia bertanya: Apa yang ada dipikiranmu hingga engkau melakukan hal itu? Kemudian Gandi menjawab dengan bijak : "Sungguh saya merasa senang jika nanti seorang fakir menemukan sepasang sepatu tersebut lalu ia menggunakannya, karena kalau yang ia dapati cuma salah satunya, maka hal itu tak berguna baginya.
Diantara pesan dari kisah gandi diatas :
1. Tidak menghabiskan energi hanya untuk mengucapkan kata-kata yang tak bijak.
Saya merasa heran melihat seorang muslimah keluar dari masjid, lalu ia tak mendapati sendalnya ketika ingin keluar. Sambil mondar-mandir mencari sendalnya, mungkin tanpa ia sadari ia telah menyumpahi orang yang mengambil sendalnya.
Melihat hal itu, saya mencoba untuk menyapanya, Assalamu alaikum, ada apa ya bu'?
Ada yang maling sendal saya. Jawabnya
"Ouh, hanya sepasang sendal toh". lalu sy melihatnya kaget mendengar komentar saya. Sebelum ia komentar balik, segera saja saya teruskan ucapanku itu, "Alhamdulillah, segala puji hanya milik Allah yang telah memberikan beraneka ragam nikmat kepada ibu, dan semoga Allah mengaruniakan rizki lebih untuk membeli sendal baru. Dan sebelumnya lagi, Segala puji bagi Allah yang telah memberikan ibu nikmat untuk mondar-mandir, niatkan mondar-mandir ibu tadi itu sebagai olahraga, Insya Allah berkah".
"Bagi sebagian orang, kehilangan sendal dianggap sebagai musibah. Namun alangkah baiknya jika diniatkan sebagai sedekah bagi yang mengambil sendal ibu". Lanjutku. Lalu mukanya yang tadinya sedikit tegang menjadi ramah.
2. Tidak bersedih dengan apa yang hilang darimu, karena tidak ada gunanya bersedih terhadap sesuatu yang telah hilang.
3. Merubah persepsi dari musibah menjadi karunia. Sekiranya kita menganggap jatuhnya sendal Gandi itu sebagai musibah, namun Gandi merubahnya persepsi itu menjadi karunia bagi orang lain.
Note : Sejatinya kebahagian itu ketika anda hidup untuk orang lain, kebaikan-kebaikan yang ada pada diri anda dirasakan oleh orang lain. Bukannya malah memeras orang-orang yang membutuhkan bantuan kita. Sungguh benar sabda Rasul Saw. : "Sebaik-baik kalian adalah orang yang paling bermanfaat bagi orang lain".
"Al Hikmah Dhalatul Mu'min" Hikmah adalah sesuatu yang sangat dicari-cari oleh orang mu'min, dimanapun engkau menemukannya maka ia lebih berhak untukmu.
Mahatma Gandi salah seorang tokoh besar dalam sejarah terkhusus di abad dua puluhan, kisah diatas saya temukan dari film dokumenter yang menceritakan tentang kehidupan serta perjuangan Mahatma Gandi.
January 11, 2010
Rahasia Cinta
Guru saya berkata : Banyak diantara kita yang memahami agama hanya kumpulan perintah dan larangan atau hanya terdiri dari draf ancaman siksa, janji surga dan halal haram, namun sebenarnya agama itu lebih dalam dan memakau dari itu semua. Agama pada hakikatnya adalah cinta abadi, yang dengan cinta ini kita hadir ke dunia. Maka dengannya semua sikap atau tingkah kita akan terasa indah, dan jika tanpanya semua ibadah dan ketaatan tak akan menjadikan manusia menjadi seorang beragama (mutadayyinan musliman).
Ibn 'Arabi (w.638 H) berkata : "seseorang tak akan mencapai (nilai-nilai) agama ini sedikitpun sehingga ia memuliakan seluruh ciptaanNya".
Oleh karenanya ada perbedaan besar antara seseorang yang menyembah Allah karena takut pada ancaman siksanya, dan seseorang yang beribadah karena rasa cinta padaNya. Dan apabila seseorang sungguh mencintaiNya, maka sebuah keharusan menampakkan cinta itu dalam ucapan dan kesehariannya, dan jika hal ini tak nampak maka cinta itu hanyalah tipu muslihat belaka.
November 21, 2009
Proposal Jodoh
Aku berdoa untuk seorang wanita yang akan menjadi bagian dari hidupku.
Seorang yang sungguh mencintaiMU lebih dari segala sesuatu.
Seorang wanita yang akan meletakkanku pada posisi kedua di hatinya setelah Engkau.
Seorang wanita yang hidup bukan hanya untuk dirinya sendiri tetapi untukMU.
Paras cantik dan daya tarik fisik tidaklah penting.
Yang terpenting adalah sebuah hati yang sungguh mencintai dan haus akan Engkau
dan memiliki keinginan untuk menjadi seperti Engkau (menauladani sifat-sifat Agung Mu).
Dan ia haruslah mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidup, sehingga hidupnya tidaklah sia-sia.
Seseorang yang memiliki hati yang bijak bukan hanya mampu mengkalkulasi angka-angka.
Seorang wanita yang tidak hanya mencintaiku tetapi juga menghormati aku.
Seorang wanita yang tidak hanya berdiam diri
tetapi dapat juga menasehati ketika aku berbuat salah.
Seorang wanita yang mencintaiku bukan karena pandangan mata tetapi karena hati dan akhlakku.
Seorang wanita yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam tiap waktu & situasi.
Seseorang yang dapat membuatnya merasa sebagai seorang wanita yg utuh ketika aku berada disebelahnya.
Aku tidak meminta seorang yang sempurna,
Namun aku meminta seorang yang tidak sempurna,
sehingga aku dapat membuatnya sempurna dimataMU.
Seorang wanita yang senantiasa memberi dukungan.
Seorang wanita yang mendoakanku untuk kehidupannya.
Seseorang yang senyumku dapat mengatasi kesedihannya.
Seseorang yang membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya menjadi sempurna.
Dan aku juga meminta:
Buatlah aku menjadi seorang suami yang dapat membuatnya bahagia.
Berikan aku sebuah hati yang sungguh mencintaiMU,
sehingga aku dapat mencintainya dengan cintaMU,
bukan mencintainya dengan sekedar cintaku.
Hujamkanlah SifatMU yang lembut sehingga kelebihan datang dariMU bukan dari luar diriku.
Ulurkan tangan dan kasihMu sehingga aku selalu mampu berbuat untuknya.
Berikanlah aku penglihatanMU sehingga aku dapat melihat banyak hal baik dalam dirinya
dan bukan hal buruk saja.
Karuniakan aku lisanMU yang penuh dengan kata-kata kebijaksanaanMU dan pemberi semangat,
sehingga aku dapat memberikan ketenangan untuknya
dan aku dapat tersenyum padanya setiap pagi.
dan slalu meberikan semangat untuknya
Dan bilamana akhirnya kami akan bertemu,
aku berharap kami berdua dapat mengatakaan
“Betapa besarnya Allah itu karena Dia telah memberikan kepadaku
seseorang yang dapat membuat hidupku menjadi sempurna”.
Aku mengetahui bahwa Engkau menginginkan kami bertemu
pada waktu yang tepat dan Engkau akan membuat segala sesuatunya indah pada waktu yang Kautentukan.
November 14, 2009
Terima Kasih Tuhan
Apakah setahun lagi?
Sepuluh tahun lagi?
Atau malah sisa sehari?
Tuhan, marahkah Engkau padaku?
Karena usia yang Engkau beri, aku isi dengan dosa-dosa
Dengan kesia-siaan, berulang-ulang…
Tuhan, aku tau Engkau sayang padaku
Hingga Engkau beri aku detik ini,
menit ini, hari ini…
Begitu sayangnya Engkau padaku,
Hingga Engkau beriku kesempatan
berulang-ulang…
Tuhan, kalau memang ini perbuatan baik,
Sekali-kalinya yang bisa kulakukan dalam hidupku,
Ijinkanlah aku berterima kasih padaMu
Terima kasih atas umurku….
August 04, 2009
Sulit Menerima Kebenaran
Saya ingat pertanyaan seorang guru agama saya diwaktu sekolah dulu,
“Kalau Al-Qur’an mengatakan A sedangkan seluruh orang di dunia ini mengatakan B, manakah yang akan kita ikuti ???”
Kemudian kami serempak menjawab, AAAAAAAAAAAAA…………………………….”
He...he…he… itu teorinya.
Di dalam prakteknya, ternyata sungguh-sungguh sulit menerima apa yang dikatakan Al-Qur’an, dan meniadakan pendapat mayoritas manusia (umat).
Anda ndak percaya ???
Baik kita uji,
Mayoritas pendapat ulama yang ada di Indonesia (dunia mungkin), bahwa nama pohon yang buahnya dimakan Nabi Adam AS.
Adalah pohon khuldi,
Disebut di pengajian-pengajian,
Dan dimana saja, bahwa buah yang dimakan Nabi Adam AS.
Adalah buah dari pohon khuldi.
Dan kalau di Tanya, dasar mereka apa ?
Mereka akan menjawab, “Al-Qur’an.
Maka perhatikanlah keterangan didalam Al-Qur’an S.Thaha :120,
Bacalah sekali lagi n telitilah dengan jeli.
Bacalah n periksa dengan seksama.
Bacalah n amati dengan hati-hati.
Siapakah yang mengatakan bahwa pohon itu adalah pohon KHULDI ???
Apakah Allah yang menyampaikan nama pohon itu KHULDI ?? S.Al-Baqarah: 35
Ataukah Iblis yang mengatakan bahwa nama pohon itu KHULDI ??
Padahal jelas perintah Allah,”Jangan ikuti Iblis sebab Iblis itu adalah musuh(mu) yang nyata” (S. Al-Baqarah: 168)
Lau mengapakah kita mengikuti iblis dengan memakai istilah yang sama dengan iblis, pohon khuldi ??
Allah hanya mengatakan pada Nabi Adam AS., “jangan dekati pohon ini”.
Dan bukannya menyebutkan nama pohon itu adalah khuldi.
Lalu, sekarang manakah yang anda ikuti ?
Ikut orang banyak ??
Ataukah ikut Al-Qur’an dan perintah Allah untuk tidak mengikuti iblis ??
Itulah jawaban anda … he…he…he…
Tapi beranikah kita berbeda dengan orang kebanyakan,
Apalagi berbeda dengan Ulama?
Apalagi berbeda dengan buku-buku agama yang ada ?
Dan ternyata memang sulit, seandainya Al-Qur’an mengatakan A, sedangkan mayoritas orang mengatakan B,
Ternyata kita sulit untuk melepaskan diri dari pendapat mayoritas ini.
Benarlah Sabda Nabi SAW.”Para penghuni surga adalah orang-orang yang sedikit”.
Saya masih punya banyak contoh yang mayoritas orang berpendapat,tetapi berbeda dengan apa yang disampaikan Al-Qur’an. Cukuplah satu contoh diatas.
Maka perhatikanlah kisah iblis ketika diperintahkan Allah
untuk sujud kepada Adam AS.
Dapatkah ia menerima kebenaran ??
Sama saja sebenarnya,
Ketika didalam proses menerima satu ajaran Thariqul Isyraq (jalan pencerahan), Ataukah ketika kita menerima ajaran untuk memasuki suatu Thariqul Isyraq (jalan pencerahan),
Maka yang pertama kali kita pasang adalah sikap curiga, su’udzan dan yang berakhir pada sulitnya kita menerima ajakan tersebut, dengan berbagai macam dalih.
Perhatikan dalih-dalih yang seringkali digunakan iblis (melalui akal pikir dan perasaan kita) untuk menhentikan langkah kita di saat kita akan mendekatkan diri pada Allah melalui Thariqul Isyraq (jalan pencerahan),
1. Umur saya belum mencukupi, nanti saja kalau sudah umur 40 tahun, saya akan belajar Thariqul Isyraq (jalan pencerahan).
2. Saya menguasai syariat, lebih baik saya menguasai syariat dulu, baru mendalami melalui Thariqul Isyraq (jalan pencerahan).
3. Jangan masuk Thariqul Isyraq (jalan pencerahan), nanti bisa gila atau sableng.
4. Jangan masuk Thariqul Isyraq (jalan pencerahan), Thariqul Isyraq itu berat pelaksanaannya, belum tentu kita mampu.
5. Thariqul Isyraq mengada-ada ajarannya, bi’dah, sesat dan menyesatkan, dll.
6. Ajaran Thariqul Isyraq / tasawuf itu bukan berasal dari Islam, melainkan dari filsafat yunani, hindu, dan serapan dari ajaran budha, maka lebih baik kita kerkan saja yang sesuai Islam yang murni, yaitu yang begini-begini saja. Cukup shalat 5 waktu tiap hari, kalu ramadhan puasa, culup itu saja.
7. jangan masuk Thariqul Isyraq, di Thariqul Isyraq yang ada adalah kultus individu. Masakan kopi yang diminum sang mursyid itu dibuat rebutan, bukankah itu syirik ?? Masa berdo’a memakai wasilah, bukankah itu syirik ?? Bukankah kita dapat berkomunikasi langsung dengan Allah tanpa melalui wasilah ??
cukuplah 7 hal itu yang saya sampaikan sebagai alasan yang sering dipakai oleh iblis agar kita TIDAK MEMULAI untuk belajar mendalami Islam melalui Tasawuf / Thariqul Isyraq.
Mengapakah hal itu dilakukan oleh iblis ??
Perhatikan sabda Nabi SAW.,
“Iblis akan kesakitan, akan kurus kering, jika ada orang dzikir LAA ILAAHA ILLALLAH dan membaca ASTAFIRULLAH”.
Nah, karena didalam ajaran Thariqul Isyraq itu yang diajarkan adalah dzikir LAA ILAAHA ILLALLAH dan diajarkan untuk bertaubat dengan ASTAFIRULLAH,
Maka tentu saja BENCANA BESAR bagi iblis jika kita masuk kedalam Thariqul Isyraq .
Demikian pula yang saya alami ketika diawal-awal proses saya akan memasuki sebuah Thariqul Isyraq.
Begitu sulitnya bagi saya untuk menerima sebuah kebenaran.
Maka saya jadi teringat proses Imam Al-Ghazali, tiga hari tiga malam beliau tidak bisa tidur demi sulitnya menerima kebenaran. (Al-Munqidz),
Saya juga teringat prosesnya Waliyullah Abdul Qadir Jaelani, yang juga butuh waktu untuk dapat menerima suatu kebenaran.
Wahai ingatlah,
Jatuhnya iblis yang sebelumnya adalah makhluk yang kuat beribadah, selama 80.000 tahun ibadah, hanya karena satu hal saja, jatuhlah dari ketaatan menjadi kemurtadan.Yaitu karena IBLIS TIDAK MAU MENERIMA KEBENARAN.
Perintah Allah adalah kebenaran dan ditolaknya perintah Allah,
Berarti ditolaknya kebenaran.
Semoga menjadi manfaat bagi yang sudah menerima hidayah Allah, dan bagi diri saya sendiri.
July 16, 2009
Cinta dan Perkawinan
Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan tangan kosong, tanpa membawa apapun. Gurunya bertanya, Mengapa kamu tidak membawa satupun ranting? Plato menjawab, Aku hanya boleh membawa satu saja, dan saat berjalan tidak boleh mundur kembali (berbalik).
Sebenarnya aku telah menemukan yang paling menakjubkan, tapi aku tak tahu apakah ada yang lebih menakjubkan lagi di depan sana, jadi tak kuambil ranting tersebut. Saat kumelanjutkan berjalan lebih jauh lagi,baru kusadari bahwasanya ranting-ranting yang kutemukan kemudian tak sebagus ranting yang tadi, jadi tak kuambil sebatangpun pada akhirnya. Gurunya kemudian menjawab Jadi ya itulah cinta.
Di hari yang lain, Plato bertanya lagi pada gurunya, Apa itu perkawinan Bagaimana saya bisa menemukannya? Gurunya pun menjawab Ada hutan yang subur didepan sana. Berjalanlah tanpa boleh mundur kembali (menoleh) dan kamu hanya boleh menebang satu pohon saja. Dan tebanglah jika kamu menemukan pohon yang paling tinggi, karena artinya kamu telah menemukan apa itu perkawinan.
Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan membawa pohon. Pohon tersebut bukanlah pohon yang segar subur, dan tidak juga terlalu tinggi. Pohon itu biasa-biasa saja.
Gurunya bertanya, Mengapa kamu memotong pohon yang seperti itu?
Plato pun menjawab, sebab berdasarkan pengalamanku sebelumnya, setelah menjelajah hampir setengah hutan, ternyata aku kembali dengan tangan kosong. Jadi dikesempatan ini, aku lihat pohon ini, dan kurasa tidaklah buruk-buruk amat, jadi kuputuskan untuk menebangnya dan membawanya kesini. Aku tidak mau menghilangkan kesempatan untuk mendapatkannya. Gurunyapun kemudian menjawab, Dan ya itulah perkawinan.
NB :
”Cinta itu semakin dicari, maka semakin tidak ditemukan. Cinta adanya di dalam lubuk hati, ketika dapat menahan keinginan dan harapan yang lebih. Ketika pengharapan dan keinginan yang berlebih akan cinta, maka yang didapat adalah kehampaan... tiada sesuatupun yang didapat, dan tidak dapat dimundurkan kembali. Waktu dan masa tidak dapat diputar mundur. Terimalah cinta apa adanya.
Perkawinan adalah kelanjutan dari Cinta. Adalah proses mendapatkan kesempatan, ketika kamu mencari yang terbaik diantara pilihan yang ada, maka akan mengurangi kesempatan untuk mendapatkannya, Ketika kesempurnaan ingin kau dapatkan, maka sia-sialah waktumu dalam mendapatkan perkawinan itu, karena, sebenarnya kesempurnaan itu hampa adanya.”
July 09, 2009
Jauh
dia sudah dipinang seorang pria
harga diri harus dijaga
jangan biarkan dirimu dipandang sebelah mata
Duniamu dan dunianya sudah berbeda
tak perlu lagi bicara cinta
sudah berakhir segala cerita
tak perlu dikenang kisah lama
May 03, 2009
Kala Terpuruk
malu bertemu segala makhluk
tak ada kerja pikiran suntuk
hilang percaya diri kepala tertunduk
semua menjauh tak sudi menjenguk
serasa diri ini makhluk terkutuk
April 16, 2009
Not me, Boss
Mereka pun memutuskan untuk mengukur kekurangannya dengan membuat garis kecil pada botol, sehingga apabila memang berkurang lagi mereka bisa tahu dengan jelas. Dan setelah membuat garis tersebu! t, mereka menemukan memang jumlah anggur dalam botol tersebut berkurang terus setiap hari, walau sedikit demi sedikit. Mereka tidak punya tertuduh lain lagi selain sang penunggu rumah lugu tersebut, sebab ketiganya memang jarang di rumah.
Suatu kali ketiganya pulang ke rumah dalam keadaan mabuk dan mereka merencanakan memberi pelajaran si penunggu rumah. Mereka mengambil botol anggur dan mengganti isinya dengan air seni mereka. Setelah itu mereka letakan kembali seperti biasa. Dan yang mereka temukan, setiap hari jumlah air seni ini pun berkurang seperti halnya anggur.
Suatu hari mereka tidak tega lagi membayangkan bahwa si penunggu rumah yang baik hati ini sampai meneguk air seni mereka. Mereka memutuskan untuk memanggil si penunggu rumah dan menanyakan perihal anggur. Dan dengan gaya yang tidak menuduh langsung, mereka mengatakan bahwa mereka perhatikan persediaan anggur mereka di satu-satunya botol di rumah itu selalu menipis, dan pasti ada seorang di rumah ini yang meminumnya!
Serta merta si penunggu rumah polos ini menyahut Not me, Boss! Selama ini saya hanya selalu pakai untuk keperluan memasak untuk para Boss!
Moral kisah
Kalau bisa bertanya, kenapa berasumsi
Kalau bisa sederhana, kenapa dibuat rumit
Kadang kita justru mendapatkan dampak langsung dari perbuatan kita sendiri, yang sebenarnya tidak perlu.
April 11, 2009
Uang Seribu dan Seratus Ribu
“Ya, ampiiiuunnnn………. darimana saja kamu, kawan Baru tiga bulan kita berpisah, koq kamu udah lusuh banget Kumal, kotor, lecet dan….. bau! Padahal waktu kita sama-sama keluar dari PERURI, kita sama-sama keren kan…. Ada dapa denganmu??” (tanya Uang Seratus Ribu)
Uang seribu menatap uang seratus ribu yang masih keren dengan perasaan nelangsa.Sambil mengenang perjalanannya, uang seribu berkata : “Ya, beginilah nasibku, kawan. Sejak kita keluar dari PERURI, hanya tiga hari saya berada di dompet yang bersih dan bagus. Hari berikutnya saya sudah pindah ke dompet tukang sayur yang kumal. Dari dompet tukang sayur, saya beralih ke kantong plastik tukang ayam. Plastiknya basah, penuh dengan darah dan taik ayam. Besoknya lagi, aku dilempar ke plastik seorang pengamen, dari pengamen sebentar aku nyaman di laci tukang warteg. Dari laci tukang warteg saya berpindah ke kantong tukang nasi uduk. Begitulah perjalananku dari hari ke hari. Itu makanya saya bau, kumal, lusuh, karena sering dilipat-lipat, digulung-gulung, diremas-remas…….
Uang seratus ribu mendengarkan dengan prihatin. lalu berkata : ”Wah, sedih sekali perjalananmu, kawan! Berbeda sekali dengan pengalamanku. Kalau aku ya, sejak kita keluar dari PERURI itu, aku disimpan di dompet kulit yang bagus dan harum. Setelah itu aku pindah ke dompet seorang wanita cantik. Hmmm… dompetnya harum sekali. Setelah dari sana, aku lalu berpindah-pindah, kadang-kadang aku ada di hotel berbintang 5, masuk ke restoran mewah, ke showroom mobil mewah, di tempat arisan Ibu-ibu pejabat, dan di tas selebritis. Pokoknya aku selalu berada di tempat yang bagus. Jarang deh aku di tempat yang kamu ceritakan itu. Dan…… aku jarang lho ketemu sama teman-temanmu.”
Uang seribu terdiam sejenak. Dia menarik nafas lega, katanya ”Ya. Nasib kita memang berbeda. Kamu selalu berada di tempat yang nyaman. Tapi ada satu hal yang selalu membuat saya senang dan bangga daripada kamu!”
“Apa itu?” uang seratus ribu penasaran.
Kata uang seribu : “Aku sering bertemu teman-temanku di kotak-kotak amal di mesjid. Hampir setiap minggu aku mampir di tempat-tempat itu. Jarang banget tuh aku melihat kamu disana…
Nb: Pesan moral cerita ini silahkan petik sendiri!
January 14, 2009
Roti & Segelas Susu

Suatu hari, seorang anak lelaki miskin yang hidup dari menjual asongan dari pintu ke pintu, menemukan bahwa dikantongnya hanya tersisa beberapa pound uangnya, dan dia sangat lapar.
Anak lelaki tersebut memutuskan untuk meminta makanan dari rumah berikutnya. Akan tetapi anak itu kehilangan keberanian saat seorang wanita muda membuka pintu rumah. Anak itu tidak jadi meminta makanan, ia hanya berani meminta segelas air.
Wanita muda tersebut melihat, dan berpikir bahwa anak lelaki tersebut pastilah lapar, oleh karena itu ia membawakan sebuah roti & segelas besar susu.
Anak lelaki itu memakan roti dan meminum susu itu dengan lambat, karena ia berpikir, berapa yang harus ia bayar untuk segelas besar susu dan roti ini?. Mungkin karena wanita tersebut melihat keheranan anak itu, maka ia pun berkata : "Kamu tidak perlu membayar apapun. Orang tua kami mengajarkan untuk tidak menerima bayaran untuk kebaikan" kata wanita itu menambahkan".
Anak lelaki itu kemudian menghabiskan susunya dan berkata dari dalam hatiku aku berterima kasih pada anda.
Tiga puluh tahun kemudian, wanita muda tersebut mengalami sakit yang sangat kritis. Para dokter di kota itu sudah tidak sanggup menganganinya. Mereka akhirnya mengirimnya ke kota besar, dimana terdapat dokter spesialis yang mampu menangani penyakit langka tersebut.
Dr. Hamdi dipanggil untuk melakukan pemeriksaan. Pada saat ia mendengar nama kota asal si wanita tersebut, terbersit seberkas pancaran aneh pada mata Dr. Hamdi. Segera ia bangkit dan bergegas turun melalui hall rumah sakit, menuju kamar si wanita tersebut.
Dengan berpakaian jubah kedokteran ia menemui si wanita itu. Ia langsung mengenali wanita itu pada sekali pandang. Ia kemudian kembali ke ruang konsultasi dan memutuskan untuk melakukan upaya terbaik untuk menyelamatkan nyawa wanita itu. Mulai hari itu, Ia selalu memberikan perhatian khusus pada kasus wanita itu.
Setelah melalui perjuangan yang panjang, akhirnya diperoleh kemenangan... Wanita itu sembuh !!. Dr. Hamdi meminta bagian keuangan rumah sakit untuk mengirimkan seluruh tagihan biaya pengobatan kepadanya, dan menuliskan sesuatu pada pojok atas lembar tagihan, dan kemudian mengirimkannya ke kamar pasien.
Wanita itu takut untuk membuka tagihan tersebut, ia sangat yakin bahwa ia tak akan mampu membayar tagihan tersebut walaupun harus diangsur seumur hidupnya. Akhirnya Ia memberanikan diri untuk membaca tagihan tersebut, dan ada sesuatu yang menarik perhatiannya pada pojok atas lembar tagihan tersebut. Ia membaca tulisan yang berbunyi..Telah dibayar lunas dengan segelas besar susu !! tertanda, Dr. Hamdi el Hilaly.
Air mata kebahagiaan membanjiri matanya. Ia berdoa Tuhan, terima kasih, bahwa cintamu telah memenuhi seluruh bumi melalui hati dan tangan manusia.